Selasa, 29 Maret 2011

Sistem Peredaran Darah pada Manusia

Peredaran darah manusia termasuk peredaran darah tertutup. Hal ini karena darah mengalir ke seluruh tubuh di dalam pembuluh darah. Peredaran darah melipitu peredaran darah kecil dan peredaran darah besar. Peredaran darah kecil yaitu aliran darah dari jantung ke paru-paru dan kembali ke jantung. Sementara peredaran darah besar adalah aliran darah dari jantung ke seluruh tubuh dan kembali ke jantung.
                Sistem peredaran darah manusia terdiri atas jantung, pembuluh darah, dan darah. Jantung pada manusia terdiri atas 4 ruang, yaitu :
a)      Serambi kanan (atrium dekster)
b)      Serambi kiri (atrium sinister)
c)       Bilik kanan (ventrikel dekster)
d)      Bilik kiri (ventrikel sinister)
Ketika terjadi lukaa, keeping darah (trombosit) pecah dan mengeluarkan enzim trombokinase
atau tromboplastin.  Enzi mini dengan bantuan ion kalsium (Ca++) dan vitamin K mengubah protombin menjadi thrombin. Selanjutnay, thrombin mengubah fibrinogen menjadi benang-benang halus penutup luka yang disebut fibrin.
                               
                Sistem peredaran darah dapat mnegalami berbagai gangguan seperti berikut.
a)      Anemia, penyakit kekurangan eritrosit
b)      Hemofilia, penyakit keturunan dengan gejala darah sukar membeku
c)       Atherosklerosis, berupa penyumbatan pembuluh darah oleh lemak (kolesterol)
d)      Artheriosklerosis, berupa penyumbatan pembuluh darah oleh zat kapur
e)      Thalasemia, ditamdai dengan ketidakteraturan bentuk eritrosit sehingga menurunkan kemampuan pengikatan oksigen
f)       Hemoroid (ambeien), berupa pelebaran pembuluh darah vena di sekitar anus

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar