Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Februari 2011

iPhone vs BlackBerry


Fenomena Blackberry tampaknya tak terbendungkan lagi di Jakarta dan Indonesia saat ini, dari yang dulunya barang ekslusif disaat tahun 2008 kemarin , kini di tahun 2010 sudah menjadi barang yang biasa di miliki orang , bahkan anak-anak sekolah pun sekarang menggunakan blackberry. Bahkan baru kemarin ini, saya menanyakan kepada anak dari teman saya yang bersekolah di international school di daerah Jakarta Barat, bahwa didalam kelasnya hanya 5 orang yang menggunakan iPhone dan setengah lebih kelas menggunakan Blackberry (atau sekitar 20 orang)
Padahal jika Anda melihat harga dibandingkan dengan produk handphone lainnya, dengan harga yang sama Anda bisa mendapatkan produk dengan kualitas dan bahan material yang lebih baik lagi . But why people still choose this lowclass gadget ?
Mari kita telusuri produk lainnya, yakni iPhone sebuah handphone yang canggih nan futuristik dalam design buatan mas Steve Jobs dari apple company di amerika sana, yang begitu orang melihat dan menyentuh layarnya dengan jari membuat Anda ketagihan , terlebih Anda memainkan gamenya dengan fitur sensor gerakan saat bermain game balap mobil. Segala applikasi pendukungnya berjibun hingga hitungan jutaan applikasi.
Tapi kembali ke indonesia, mengapa Blackberry mengalahkan iPhone dengan jauhnya , dengan kualitas produk material dan gambar yang tidak sebanding dengan harga yang di bayarkan ? Jawaban ini adalah jawaban yang sama dengan salah satu unsur terpenting dalam internet business saat ini.  Sebuah unsur yang bisa mengalahkan bahkan handphone canggih sekalipun sekelas iPhone dalam hitungan beberapa tahun kedatangannya di Indonesia ini.
Itulah apa yang harus ditekankan dalam program internet marketing Anda saat ini , tanpa sadar internet telah membuat kita menjadi jauh lebih dekat , yang walaupun pada kenyataannya ada jarak berkilo atau berpuluh-puluh kilometer antara rumah kita dengan rumah teman kita. Tapi dengan internet rasa kekompakan terus tercipta.
Blackberry bisa menjawab rasa kebutuhan akan komunitas ini, semua terintegrasi dalam 1 genggaman, Blackberry Messenger , BBM Group , YM , MSN , Facebook, Twitter , eMail dan fungsi telpon hanya membutuhkan 1 gadget saja.

iPhone


iPhone adalah telepon genggam revolusioner yang diproduksi oleh Apple Inc. yang memiliki fungsi kamera, pemutar multimedia, SMS, dan voicemail.
Selain itu telepon ini juga dapat dihubungkan dengan jaringan internet, untuk melakukan berbagai aktivitas misalnya mengirim/menerima email, menjelajah web, dan lain-lain. Antarmuka dengan pengguna menggunakan layar sentuh multi-touch (atau bisa juga disebut dengan layar sentuh kapasitif) dengan papan ketik virtual dan tombol.
  • iPhone generasi pertama, mulai dipasarkan pada 29 Juni 2007 di AS dengan harga US$499 untuk model 4GB dan US$599 untuk model 8GB (tetapi dengan syarat harus kontrak dengan AT&T selama 2 tahun).
  • Generasi kedua, yang bernama iPhone 3G (karena disertai dengan fitur 3G) diluncurkan di berbagai negara pada 11 Juli 2008 dengan harga US$199 untuk model 8GB dan US$299 untuk model 16GB (tetapi dengan syarat kontrak dengan AT&T selama 2 tahun).
  • Generasi ketiga atau iPhone 3GS, diluncurkan pada tanggal 17 Juni 2009, dengan harga US$199 untuk model 16GB dan US$299 untuk model 32GB (tetapi dengan syarat kontrak dengan AT&T selama 2 tahun).
  • Generasi keempat atau iPhone 4, diluncurkan pada akhir Oktober 2010. Pada saat peluncuran sebelumnya, iPhone 4 dikabarkan memiliki banyak masalah.

Kamera yang terpasang memiliki resolusi 2 megapixel untuk generasi iPhone pertama dan iPhone 3G, dan 3,2 megapixel untuk iPhone 3GS. Namun, iPhone generasi pertama dan 3G tidak dapat merekam video. Tetapi dengan bantuan pihak ketiga yang banyak membuat aplikasi, hampir semua kekurangan tadi dapat diatasi. Selain itu telepon ini juga memiliki perangkat lunak yang dapat mengunggah foto. iPhone dapat memainkan video, sehingga pengguna dapat menonton televisi atau film. iPhone memiliki hampir 100 ribu aplikasi yang dijual di iTunes di computer, maupun di Apps Store langsung di iPhone. Para pengguna iPhone bahkan dapat langsung membeli dan mengunduh aplikasi yang dijual di Apps Store, asalkan tidak melebihi 10MB. Sistem operasi iPhone adalah versi ringan Mac OS X tanpa berbagai komponen yang tidak diperlukan. Sistem operasi ini memakan ruang kurang lebih sebanyak 250MB. Sistem operasi dapat diupdate berkala melalui iTunes secara gratis. Dalam waktu dekat, iPhone sendiri akan segera meluncurkan  yang jauh lebih baik dari seri pendahulunya.Sekarang,kita mengenalnya dengan iPhone 4

Senin, 31 Januari 2011

Hasi X-Ray dari Kerangka Ular Phyton

Phytonidae, atau yang biasa dikenal dengan sebutan phyton berasal dari bahasa yunani python-πυθων, adalah keluarga dari ular yang tidak beracun, dan dapat ditemukan di Afrika, Asia, dan Australia. Hasil x-ray (sinar x) yang akan ditampilkan ini adalah gambar dari kerangka tikus dalam perut ular setelah ditelan oleh predator ini





Kebanyakan jensi dari predator ini ialah pemburu yang memangsa secara diam-diam, dengan cara kamuflase dengan lingkungannya lalu kemudian menyergap mangsa yang telah menjadi targetnya. Phyton tidak akan menyerang manusia, kecuali apabila mereka merasa keberadaannya terancam. Ada pun serangan phyton yang dilaporkan terjadi di Asia Selatan dan Asia tenggara. Namun sekarang sudah jarang terdengar laporan dari serangan phyton tersebut. 

Mesin-Mesin Perang Karya Leonardo Da Vinci

Leonardo Da vinci merancang banyak senjata termasuk crossbows raksasa, mesin senjata , menara pengepungan, bom cluster dan Tank modern, namun karya-karyanya hanya sebatas tulisan dan design yang dituangkan dalam sebuah buku “Atlantic Codex”.

The Codex Atlanticus (Atlantic Codex) adalah sebuah buku penting karya Leonardo Da Vinci terdiri dari dua belas volume, dalam kumpulan gambar dan tulisan-tulisan,dari namanya menunjukkan buku itu seperti luasnya benua atlantis.terdiri dari 1.119 halaman dari tahun 1478-1519, isinya meliputi berbagai macam pelajaran, dari penerbangan, kesenjataan ,alat-alat musik, matematika sampai pertanian.

Berbagai macam “artikel” Leonardo Da Vinci ini kemudian dikumpulkan oleh pemahat Pompeo Leoni, putra Leone Leoni, pada akhir abad ke 16, walaupun Leoni dilupakan dalam formasi buku-buku Leonardo Da Vinci namun hasil susunannya Diawetkan hungga saat ini dan bisa ditemukan di Biblioteca Ambrosiana, Milan. silakan baca kelanjutannya disini yang akan kita ungkap sekarang adalah khusus tentang peralatan perangnya saja yang di ciptakan oleh Leonardo Da vinci, berikut ulasanannya :
 
1. Leonardo Da Vinci Terminator

Sketsa prajurit mekanis tidak ditemukan sampai tahun 1957, ketika ditemukan oleh Carlo Pedretti, tersembunyi di antara berbagai macam desain rancangan. sketsa tersebut dibuat tahun 1495, namun tidak ada upaya untuk merancang sampai tahun 1996 ketika Mark Rosheim menerbitkan studi yang independen tentang robot bekerjasama dengan Florence Institute dan Museum Sejarah Ilmu Pengetahuan.

Namun, tidak sampai 2002 Rosheim membangun fisik lengkap dari model robot untuk dokumenter BBC. Sejak itu, seorang prajurit tercipta dengan menempel pada roda kayu persis seperti sketsa Da vinci, yang diberinama “Robot Leonardo” telah dimasukkan dalam pameran hingga museum.

Pada 2007 Mario Taddei melakukan penelitian baru dan menemukan data dokumen asli cukup untuk membangun sebuah versi dari tentara robot, lebih terkait erat dengan gambar aslinya. Robot ini dirancang hanya untuk kepentingan diri, bukan untuk perang atau teater. gerakannya yang agak terbatas karena hanya memindahkan lengan kanan dan kiri ketika diambil dengan tali. Model khusus ini akan ditampilkan dalam berbagai pameran di seluruh dunia dan hasil penelitian Tadei kemudian diterbitkan dalam buku, Leonardo Da Vinci’s Robots.

2. Machine Gun

Multi-barrelled mitralyur merupakan senjata luar biasa dengan kekuatan api. Da Vinci membuat sketsa artileri ini sekitar tahun 1480 di Florence, Prototype ini berbentuk seperti kipas yang berpotensi menjadikannya sebagai senjata yang efektif terhadap pasukan musuh yang berjumlah banyak. Desainnya yang mudah untuk bergerak pada berbagai macam kondisi karena ringan dan terpasang pada roda.

3. Cluster Bomb

Untuk menghancurkan, senjata yang sudah dikenal pada saat itu , Da Vinci kemudian merancang sebuah senjata yang sangat mematikan, terdiri dari kerang yang di campur dengan tanah liat kemudian di jejali kedalam sebuah bola besi. Setelah ditembakkan, bola ini meledak ke dalam banyak potongan-potongan dalam jumlah besar dengan jangkauan dan dampak yang mematikan.

4. Scythed Chariots

Ini adalah salah satu karya paling indah dari manuskrip Leonardo . yakni sketsa kereta kuda yang dikelilingi dengan pedang-pedang melengkung untuk menebas orang yang didepannya, Da Vinci meng ilustrasikannya dengan gambar yang jelas dan pembunuhan besar-besaran.

5. Barrage Cannon

Gambar Sketsa ini adalah gambar pertama dari buku Codex Atlanticus. Gambar itu sendiri sangat lengkap dan cukup menarik, yang menggambarkan rencana penyerangan dengan enambelas radial cannons. Aspek yang paling menarik dari proyek ini adalah pusat pengebom itu sendiri, Tempat sepasang pedal mekanik dan gear roda, memberikannya sekilas tentang senjata berat ini.

6. Tank


Ini mungkin salah satu yang paling terkenal dari proyek Da Vinci. Idenya membuat mesin yang menyebabkan kepanikan dan kerusakan pihak musuh, kendaraan ini bentuknya seperti kura-kura dikuatkan dengan piringan logam dan cincin ditambah beberapa cannon.

Dalam sebuah proposal pekerjaan kepada Duke of Milan, Da Vinci berkata “Saya dapat membuat mobil yg berlapis baja, aman dan yg tak dpt disangkal, yang akan memasuki jarak yang dekat dengan artileri musuh , dan tidak akan melukai prajurit yang mengendarainya. Tank tersebut bisa membuat kejutan dan kekaguman” pada abad ke-15 teknologi tersebut tidak mungkin bisa diterapkan karena beberapa kendala serius yang di hadapi Da Vinci yang pada akhirnya proyek tersebut diabaikan.

Minggu, 16 Januari 2011

BlackBerry vs NOKIA














Kehadiran perangkat kecil berwarna hitam (akhir-akhir ini ada yang hadir dalam warna putih) seakan mengubah gaya hidup sebagian masyarakat di Tanah Air. Ya, BlackBerry yang mengandalkan BlackBerry Internet Service (BIS) dengan fitur unggulan push e-mail dan BlackBerry Messenger (BBM) seperti menyihir dunia, tak terkecuali Indonesia .

Aplikasi sederhana messenger Blackberry yang dalam pembuatannya mungkin bila ditiru oleh anak bangsa hanya menelan ratusan juta rupiah benar-benar merebut perhatian masyarakat pengguna telekomunikasi, bahkan pengguna smartphone sekali pun.

Keunggulan aplikasi BBM membuat booming perangkat BlackBerry menerobos kemapanan Pesaing sekelas Nokia serta menurunkan Image Pengguna akan Eksklusifitas Nokia. Aplikasi serupa sebenarnya sudah dicoba ditanamkan dalam produk lainnya seperti Nexian atau produk Messenger yang banyak ditawarkan operator lokal.

Namun karena momentum aplikasi serta jaringan yang sudah sangat luas, membuat aplikasi BlackBerry Messenger tak tergantikan untuk sementara. Demam Blackberry di Tanah Air tampaknya kian tak tertahankan. Laju penjualannya terus melesat, dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan pengguna BlackBerry tertinggi di dunia. Booming BlackBerry di Indonesia ternyata membawa implikasi jatuhnya pamor Nokia, yang sebelumnya sangat menguasai pasar di Tanah Air. Inovasi Nokia yang sangat signifikan ternyata kalah hanya oleh suatu aplikasi sederhana, yang sebenarnya anak bangsa juga sudah bisa membuatnya, yaitu BBM (Blackberry Messenger).

Produk smartphone keluaran Nokia seperti tersandung, dan pasarnya tergerus oleh smartphone keluaran Research in Motion (RIM). Apabila fenomena tersebut terus berlangsung, maka produk smartphone Nokia diyakini lama-lama akan sulit merajai kembali pasar, apalagi BlackBerry terus menelorkan inovasi dalam produk-produk terbarunya, terutama dalam hal kemudahan penggunaan aplikasi chatting lainnya, seperti Yahoo Messenger dan Google Talk serta upload ke jejaring social yang marak saat bersamaan kelahiran Blackberry ke Tanah air ditambah lagi kemudahan dalam sistem pembayaran yang semakin murah.

Apabila Nokia tidak juga berbenah terutama dalam perang inovasi dan aplikasi yang sengit bukan lagi perang mengandalkan teknologi tinggi (hi-tech), maka produk asal Finlandia itu harus melupakan mimpinya untuk terus menguasai pasar ponsel di Indonesia. Selain aplikasi BBM dan push e-mail, sebenarnya ada dua faktor utama yang berperan dalam melambungnya produk BlackBerry tersebut, yaitu produk yang inovatif dengan desain amat elegan dengan penempatan keyboard-nya yang sangat ergonomis dan teknologi browsing-nya yang user friendly, hanya cukup menekan satu tombol saja. Desainnya juga sangat cantik membuat produk smartphone Nokia Communicator menjadi terlihat sangat jadul.

Aplikasi lain yang menjadi keunggulan BlackBerry adalah system full backup/recover sebagian maupun sepenuhnya mempermudah pengguna dalam mem-backup data-data penting. Ketika mengganti unit blackberry baru, pengguna juga cukup menggunakan fungsi change device dan data-data penting beserta setting dan 3rd party software (jika compatible) ter-copy dengan mudah ke device BlackBerry baru. Profile pada BlackBerry juga sangat fleksibel, untuk setiap account email, sms, mms, phone, facebook, dan lainnya dapat diatur ringtone/vibrate dan led sign-nya.

Fungsi BBM yang mampu membuat chatting kita nyaman dengan tidak hanya menyediakan fungsi chatt type, namun juga send type dan rekaman sebesar 10Kb – membantu sekali saat sedang tidak bisa mengetik pesan dan tinggal merekam ucapan sekitar lima detik dan mengirimkan kepada lawan chat kita. Pada fungsi baru di OS versi 5.0 bahkan terintegrasi dengan fungsi SMS dan dapat mengirimkan pesan lokasi dlsb.

Meski ada begitu banyak keunggulan, BlackBerry juga memiliki beberapa kelemahan, diantaranya belum (hingga tulisan ini ditulis) mendukung conference call, seluruh 3rd party software terinstall bersama pada memory internal, sehingga dengan memory internal (RAM) BlackBerry yang terbatas, tidak banyak software 3rd party yang dapat diinstall (terutama pada blackberry type lama), meskipun sudah tersedia software yang dapat memindahkan instalasi 3rd party software pada memory card-saat digunakan program 3rd party tetap di load di internal memory (RAM).

Synchronisasi antara email di blackberry dan server, terutama untuk email yang sudah kita delete di BlackBerry sering tidak bekerja dengan baik, sehingga sering kali email yang sudah kita delete di blackberry dan kita purge serta reconsile (dari menu Reconsile), tetap tertarik di mail client PC/Laptop kita, tentunya hal ini menjengkelkan karena kita harus memeriksa kembali mana email yang harus di delete kembali maupun yang tidak kita delete di BlackBerry untuk kita arsipkan di mail client PC/Laptop kita.

Selain itu, browser bawaan BlackBerry tidak sempurna menampilkan webpage ber-javascript dan animasi, bagi yang ingin menggunakan klikbca.com misalnya, harus menggunakan 3rd party software MiniOpera untuk mengatasi masalah ini.

Aspek Ketergantungan

Faktor lain yang tak kalah penting dalam melambungkan pasar BlackBerry adalah karena adanya aspek ketergantungan dan jalinan networking yang tanpa terasa menjadikan penggunanya seperti bergantung dan tidak bisa lepas sama sekali dari perangkat tersebut.
Aspek networking yang disihir melalui BBM itu lah yang menjadikan seseorang harus memiliki BlackBerry agar bisa menjalin komunikasi dengan relasi lain yang juga menggunakan BlackBerry, karena SMS, yang banyak digunakan melalui Nokia dan ponsel ‘konvensional’ lainnya relatif lebih mahal, sedangkan BBM dapat digunakan gratis sepuasnya dan hanya membayar Rp100.000-Rp150.000 setiap bulannya.

Faktor lainnya adalah adanya stigma seseorang akan ketinggalan zaman apabila belum menggunakan BlackBerry. Hal ini sebenarnya merupakan promosi gratis bagi vendor asal Kanada tersebut, karena banyak memunculkan jutaan sales BlackBerry yang mempengaruhi teman dan keluarganya sekali lagi karena agar bisa terhubung dengan aplikasi messenger Blackberry.

Efek semacam ini pelan-pelan bergerak seperti bola salju dan pada titik tertentu, akan menciptakan momentum ledakan penjualan. Ini tentu berbeda dengan smartphone Nokia yang jor-joran mengeluarkan puluhan miliar rupiah untuk mengiklankan produknya dimana-mana meski hasilnya untuk pasang iklan dimana-mana, namun hasilnya tak juga maksimal. Menyadari serbuan BB yang kian tak tertahankan, Nokia mencoba merilis seri E, yang merupakan rangkaian produk smartphone dengan beragam keunggulan. Namun sayang, laju penjualannya tak juga maksimal. Tren diatas tak pelak telah membuat Nokia segera berbenah, sebab jika mereka terus gagal membalikkan tren itu, maka masa depan mereka benar-benar berada dalam kekelaman. Sebab pada sisi lain, secara global Nokia juga harus menahan laju produk dahsyat lainnya, yakni iPhone dari Apple yang juga terus menggerus pangsa pasar Nokia.
Serangkaian kisah di atas tampaknya kian menegaskan arti penting inovasi serta Killer application atau aplikasi unggulan yang bisa diterima masyarakat kita dari sekedar mengandalkan teknologi Tinggi (Hi-tech).

Perang Aplikasi dan Content


Dari pengalaman diatas kita dapat belajar bahwa Anak bangsa punya peluang besar dalam Industri Kreatif berbasis Teknologi informasi ..dimana satu aplikasi unggulan saja yang disukai masyarakat akan membuat kita sukses bahkan bisa merajai dan mengalahkan para Industrialis teknologi sekalipun sekelas Nokia’ yang tidak pernah terbayangkan sebelum nya pada era sebelum Booming Internet.

Biaya yang dikeluarkan untuk pembuatan satu aplikasi unggulan seperti, Facebook,twitter, yahoo messenger, blackberry messenger serta buatan anak bangsa seperti portal detik,kaskus,koprol..akan jauh lebih murah daripada membangun Pabrik ‘Handphone’ bahkan lebih murah dari distributor Handphone apalagi industri diluar teknologi yang semakin kita ketinggalan melawan Negara-negara Asia lain nya. Bahwa sudah saat nya pemerintah terbuka matanya untuk membangun kawasan Industri Aplikasi atau content sama penting nya kalo tidak mau dibilang extreme lebih baik daripada terlalu banyak kawasan industri yang berbiaya mahal namun impact nya tidak se-Masif kawasan industri aplikasi/content.

Dan mudah-mudahan kita tidak sekali lagi ketinggalan membangun industri kreatif basis teknologi ini seperti media audio Visual kita sudah mulai di serbu produk korea , India ,bahkan Malaysia dengan ‘Upin & Ipin nya’. Dan memang Sulit bagi Pemerintahan sekarang karena mereka yang terpilih hampir sebagian besar kelompok Gatek en Jadul ( Gagal teknologi en Jaman Dulu ) kalo mengambil istilah bahasa anak muda sekarang sehingga sulit bagi beliau yang menjabat untuk sekedar memahami saja..jangankan bertindak Cepat..dan mudah-mudahan itu hanya kegelisahan penulis saja bukan kondisi yang sebenar nya terjadi di Negara kita yang tercinta Ini.

Sumber: www.vivanews.com